ketitika tunas ini tumbuh
serupa tubuh yang mengakar
setiap nafas yang terhebus adalah kata,
agan, debur, dan emosi bersatu dalam jubah terpautan
tangan kita terikat, lidah kita menyatu
maka setiap apa terucap, adalah sabda pedita ratu
diluar itu pasir, diluar itu debu
hanya agin meniup saja lalu terbang hilang takada
tapi kita tetap menari, menari cuman kita yang tau
jiwa ini tandu, maka duduk saja
maka akan kita bawa,
semua,
karena,
kita,
adalah,
satu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Buku tamu
|
|
poto 3D aq
Ada apa denganya...
Ada apa denganya...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar